Showing posts with label data. Show all posts
Showing posts with label data. Show all posts
Thursday, August 11, 2016
Fruit Ninja v2 3 4 Cra ed Apk Data
Fruit Ninja v2 3 4 Cra ed Apk Data
Game klasik ini kembali hadir dengan penambahan fitur yang cukup keren. Semua Blades dan Dojo sekarang memiliki efek unik pada gameplay. Karakter baru pun ditambahkan untuk menambah kesegaran dalam bermain game ini, Katsuro dan Mari akan memandu kita selama pertandingan untuk membuat kita semakin jago dalam bermain.
Whats new?
Bonus skills and special surprises whether you are fending off perplexing peaches or annihilating apples, this is the time to reach into your armoury for an extra fruity power-up.
Fixed bug level 42.
Stay juicy, yall!
Cara install
- Download file apk dan data
- Install apk
- Ekstrak file data dan copy, kemudian paste-kan di Memory Internal > Android > OBB > com.halfbrick.fruitninja
- Done
Screenshot
Download
Fruit Ninja v2.3.4 Cra**ed Apk
Fruit Ninja v2.3.4 Cra**ed Data
Original posted by onhax
Tuesday, August 9, 2016
Download Mini Windows 7 Sistem Operasi Darurat Untuk Backup Data
Download Mini Windows 7 Sistem Operasi Darurat Untuk Backup Data
Download Mini Windows 7, Sistem Operasi Darurat Untuk Backup Data

Halo, saya kembali lagi untuk nulis blog ini, sebetulnya ide untuk membuat artikel mengenai Mini Windows 7 ini sudah ada dari dulu, namun sekali lagi karena saya sibuk (baca: malas) jadi ahirnya terbengkalai sampai saat ini, hehe. Tanpa basa basi mari kita simak ulasan mengenai Download Mini Windows 7, Sistem Operasi Darurat Untuk Backup Data, dibawah ini
Download Mini Windows 7, Sistem Operasi Darurat Untuk Backup Data
Okeh, artikel ini berdasarkan pengalaman saya pribadi sebagai seorang teknisi komputer, ada beberapa kondisi yang menyebabkan sistem operasi tidak bisa berjalan dengan normal, bisa diakibatkan oleh virus, BSOD, ataupun beberapa kondisi lainnya, dan dalam beberapa kasus sebelum kita meng-install sistem operasi ada beberapa user yang datanya ingin dibackup terlebih dahulu ke drive lain sebelum diinstall ulang, sedangkan data yang dimaksud berada di partisi C atau partisi sistem. Bila kondisi sistem operasi nya baik-baik saja, langkah untuk backup data bisa dilakukan dengan mudah, namun bagaimana apabila sistem operasi tersebut rusak, dalam artian kita tidak bisa masuk ke dalam sistem operasi dikarenakan oleh satu dan lain hal dan tidak bisa melakukan backup data yang diinginkan user tersebut?
![]() |
| BSOD, kamu gak bisa masuk ke Windows untuk backup data |
![]() |
| Virus sialan yang mengganggu proses berjalan sistem operasi |
atau yang paling parah seperti gambar dibawah ini
![]() |
| Missing Opering System |
Untuk solusi kasus di atas sebelum memutuskan untuk merelakan data yang tersimpan di drive C saya menggunakan Mini Windows 7. Mini Windows 7 tersebut tidak perlu kita install sebagaimana kita menginstall sebuah sistem operasi, namun Mini Windows 7 dijalankan secara portable dengan media Flash Disk atau DVD, Mini Windows 7 itu sendiri sama layaknya kita menginstall secara utuh sebuah sistem operasi, dari segi fungsi pun sama, namun sekali lagi Mini Windows 7 ini tidak perlu kita install karena dijalankan secara penuh melalui Flash Disk ataupun kepingan DVD.
Karena Mini Windows 7 tidak perlu kita install otomatis kita tidak menghapus partisi C yang ada di komputer tersebut jadi kita bisa melakukan proses backup data dengan aman tanpa harus takut ada beberapa data dalam partisi C yang diubah. Oya untuk Mini Windows 7 ini biasanya terdapat dalam paket Rescue DVD Hirens Boot, saya menggunakan Hirens BootCD 2012 Rebuild By DLC v1.0. Untuk artikel ini pun saya menggunakan versi hirens tersebut. Edit: setelah nyari-nyari link nya ternyata udah banyak yang koid link Hirens BootCD 2012 Rebuild By DLC v1.0 jadi saya ganti link menggunakan Ultimate DLCD Boot 2014 v2.1, fungsi tetap sama silahkan Download Ultimate DLCD Boot 2014 v2.1 >>Disini<<
Dibawah ini saya jelaskan langkah-langkah untuk menggunakan Mini Windows 7 ini, eh bentar-bentar pada bisa ga nih bikin Bootable USB Hiren nya? Kalo ada yang belum bisa, cek dimari cara Bikin Hirens Boot CD Booting Lewat Flash Disk Yuk ! :D
langkah-langkah penggunaan Mini Windows 7
- Siapkan flash disk yang sudah ada Hirens BootCD 2012 Rebuild By DLC v1.0
- Atur booting di BIOS untuk boot pertama di arahkan ke flashdisk
- Akan muncul menu seperti dibawah ini
![]() |
| Menu Utama |
- Pilih Mini Windows 7
![]() |
| Pilih Mini Windows 7 |
- Tunggu sesaat sampai sukses booting dan masuk ke tampilan desktop mini windows 7
![]() |
| Proses Booting ke Mini Windows 7 |
- Taraaa Mini Windows 7 sudah sukses booting dan bisa digunakan, silahkan backup data penting yang ada di Drive C dengan masuk ke Windows Explorer dan copy-paste ke drive lain.
![]() |
| Tampilan Desktop Mini Windows 7 |
![]() |
| Segera Backup Data Penting Dari Drive C |
Sekian artikel mengenai Download Mini Windows 7, Sistem Operasi Darurat Untuk Backup Data semoga bisa bermanfaat untuk semua pengunjung blog saya. Silahkan baca-naca juga artikel bermanfaat dari saya yang lainnya di related post dibawah ini.
asd
Sunday, August 7, 2016
7 Data Recovery 3 3 Enterprise Serial Key STL
7 Data Recovery 3 3 Enterprise Serial Key STL
7 Data Recovery 3.3 Enterprise + Serial Key

Complete and capable data recovery software for rescuing files under almost any conditions including: accidentally deleted files; damaged or formatted hard drive; lost/deleted partition; photo or video lost from local drive, memory card, or camera; file lost from mobile phones, etc.
- Recover data from both local drives and mobile storage devices
- Recover documents, emails, photos, videos, audio files and more
- Recover 1 GB data for free with the Free Edition
Install

Scan

Recover

DOWNLOAD
Password: skylinks
Angka Data Pengangguran 2016
Angka Data Pengangguran 2016
Angka Pengangguran di Jawa Barat Bertambah
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat jumlah pengangguran terbuka di Jawa Barat pada Februari 2016 bertambah 23.783 orang dibanding periode yang sama setahun sebelumnya. Tercatat pada Februari 2015 jumlah pengangguran di Jabar mencapai 1.875.924 orang yang kemudian naik menjadi 1.899.707 pada Februari 2016. Penambahan tersebut menyebabkan Jabar menempati posisi ketiga secara nasional yang memiliki angka pengangguran tertinggi.

Kondisi tersebut tampak dari menurunnya persentase penduduk yang bekerja pada sektor industri yang turun 20,88 persen pada Februari 2015 menjadi 19,64 persen pada Februari 2016. Penurunan juga terjadi si sektor pertanian yang turun dari 20,37 persen menjadi 17,47 persen. Sementara, pada sektor perdagangan meningkat dari 25,26 persen menjadi 28,58 persen.
Tercatat ada 153.780 yang diphk dan 123.082 diantaranya kembali terserap. Sedangkan sisanya masuk ke sektor perdagangan, ujar Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jabar Dyah Anugrah Kuswardani.
Kondisi yang terjadi di Jabar tersebut berbanding terbalik dengan perkembangan di tingkat nasional yang justru jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2016 berkurang 430.000 orang, dibandingkan Februari 2015.
"Jumlah pengangguran pada Februari 2016 tercatat 7,02 juta orang, dengan persentase 5,5% (dari total angkatan kerja). Realisasi tersebut, terjadi penurunan 430.000 dibandingkan dengan Februari 2015 yang sebesar 7,45 juta orang dengan persentase 5,81%," ujar Kepala BPS Suryamin melalui video conference.
Pengangguran Di Bali Pada Februari 2016 Membeludak, Ini Pemicunya
Badan Pusat Statistik Bali mencatat, jumlah pengangguran di daerah ini pada Februari 2016 mengalami peningkatan sebanyak 50.402 orang, atau naik 50% dibandingkan Februari 2015, 33.611 orang.
?Diduga, peningkatan itu disebabkan kondisi musim bercocok tanah yang berbeda dan sejumlah perayaan hari keagamaan pada saat pencacahan statistik dilakukan.
Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik? BPS Bali Didik Nursetyohadi? ?menuturkan ketika ada upacara keagamaan, banyak warga yang memilih berhenti bekerja.
"Mungkin mereka pulang kampung atau berhenti, itu yang menyebabkan jumlah pengangguran meningkat," jelasnya Rabu (4/5/2016).
Analisis tersebut didasarkan dari banyaknya pekerja bebas dan pekerja tidak dibayar yang jumlahnya menurun pada Februari 2016. Dari total angkatan kerja 2.338.064 orang, pekerja tak dibayar jumlahnya 305.130 orang, atau turun 10,10% dibandingkan periode sama tahun lalu 336.974 orang.
Adapun sektor yang jumlah pekerjanya mengalami penurunan, yakni industri, keuangan, konstruksi, perdagangan, serta pertambangan dan penggalian yang masing-masing turun 17,4%, 10,12%, 9,93%, 4,94%, 1,91%, dan 33,3%.
Kabar baiknya, meskipun bertambah tetapi tingkat penganguran di Bali terendah kedua di Indonesia. Namun, daerah ini tetap harus waspada, karena penduduk yang bekerja di sektor informal mencapai 53,07%, sedangkan di sektor formal 46,93%.
Penduduk bekerja di sektor formal didominasi sebagai buruh atau karyawan, sedangkan sektor informasi didominasi sebagai buruh tidak tetap 19,41%, berusaha sendiri 13,94%, dan pekerja keluarga tidak dibayar 13,08%.

Pengangguran Sumut Bertambah 7.000 Orang
Jumlah pengangguran terbuka di Sumatera Utara pada posisi Februari 2016 bertambah 7.000 orang dari periode sama tahun 2015 atau mencapai 428.000 orang."Pengangguran itu terlihat dari jumlah angkatan kerja yang sebanyak 6.594.000 orang sementara yang bekerja hanya 6.166 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistisk (BPS) Sumut, Wien Kusdiatmono di Medan, Rabu (4/5).
Pada Februari 2015, jumlah yang bekerja sudah 6.171.000 orang sementara di periode sama 2016 tinggal 6.166.000 orang.
Peningkatan pengangguran itu tentunya memang disayangkan tetapi tidak bisa dielakkan karena sebagai dampak pengaruh krisis global dimana mengganggu industri menyusul daya beli masyarakat secara global juga menurun yang akhirnya juga memicu harga jual yang melemah.
Padahal, kata dia, kalau tidak ada krisis global, kemungkinan pengangguran bisa ditekan mengingat jumlah angkatan kerja dari Februari 2015 ke Februari 2016 tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
Pada Februari 2015, angkatan kerja 6.593.000 sementara di periode sama 2016 hanya 6.594.000 orang.
Dia mengakui, hingga tahun ini, sektor terbesar menyerap pekerja masih pertanian sebesar 40,51 persen, disusul pengangkutan, rumah makan dan akomodasi 20,50 persen, jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan 16,81 persen.
Sedangkan sektor listrik, gas dan air minum hanya 0,28 persen. "Pekerja Sumut sendiri tetap masih terbesar lulusan SD (sekolah dasar) 30,11 persen, diploma 2,9 persen dan sarjana 7,61 persen," katanya.
Pelaksana Tugas Gubernur Sumut, H T Erry Nuradi sebelumnya mengaku, Pemerintah Provinsi Sumut terus berupaya menekan terus angka pengangguran dari 6,53 persen di 2013. "Pada tahun 2018, angka pengangguran terbuka itu diharapkan hanya tinggal 5 persen,"katanya.
Namun diakui, sejak krisis global sulit menekan angka pengangguran . "Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi terus membaik sehingga angka pengangguran bisa ditekan seperti yang diharapkan," katanya.
Pembangunan infrastruktur yang semakin banyak di Sumut diharapkan menjadi salah satu meningkatkan kembali penyerapan tenaga kerja.
Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Laksamana Adiyaksa, menyebutkan, pengurangan tenaga kerja tidak bisa dielakan karena pengusaha kesulitan. "Sudah syukur tidak terjadi PHK massal mengingat industri di Sumut kesulitan mengekspor dan memasarkan di dalam negeri karena permintaan menurun dan harga jual melemah," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2016 tercatat sebesar 5,5 persen. Ini berarti dari 100 angkatan kerja terdapat sekitar lima hingga enam orang penganggur.
Jika dibandingkan dengan kondisi periode sebelumnya yaitu pada Februari 2015, TPT mengalami penurunan sebesar 0,31 persen. Meski demikian, TPT untuk lulusan universitas atau sarjana (S1) justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Tercatat tingkat pengangguran Sarjana meningkat dari 5,34 persen pada Februari 2015 naik menjadi 6,22 persen pada Februari 2016.
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, M. Sairi Hasbullah mengungkap faktor yang menyebabkan peningkatan pengangguran tersebut. Menurutnya, faktor terkuat adalah masih banyaknya sarjana yang idealis dalam memilih pekerjaan.
"Kalau sarjana punya aspirasi, punya selera, ada pilih-pilih pekerjaan dan sebagainya, tentu kalau tidak sesuai dengan spesifikasi yang bersangkutan, lebih baik menganggur dulu," kata Sairi di Kantor BPS Pusat, Rabu 4 Mei 2016.
Hal ini berbeda dengan masyarakat berpendidikan sekolah dasar (SD), yang cenderung mudah mendapat pekerjaan.
"Kalau bukan sarjana, misalnya tamatan SD, tidak akan menganggur, kenapa? Karena dia mau kerjaan apapun. Karena itu angka pengangguran sarjana selalu lebih tinggi dibanding yang bukan sarjana, dari tahun ke tahun begitu polanya," tutur dia.

BPS Beberkan Alasan Sarjana Indonesia Banyak Nganggur
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan angka pengangguran dari tingkat pendidikan di level universitas akan terus ada setiap tahunnya. Tamat sebagai sarjana, membuat mereka memilih pekerjaan yang sesuai dengan pendidikannya.
BPS mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada pendidikan universitas sebesar 6,22 persen periode Februari 2016 atau meningkat bila dibandingkan Febuari 2015 sebesar 5,34 persen.
"Itu hukumnya begitu, karena sarjana. Kalau bukan sarjana, hanya tamat SD saja ga akan nganggur karena apa, mereka mau kerja apapun dikerjakan. Kalau sarjana punya aspirasi, punya selera dan pilih-pilih pekerjaan,"ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Sairi Hasbullah, di Kantor BPS Pusat Jakarta, Rabu (4/5/2016).
Menurut Sairi, karena hal tersebutlah setiap tahun dan dapat dipastikan tingkat pengangguran dari tamatan universitas terus meningkat. "Kalau tidak sesuai kualifikasi pekerjaannya, mereka lebih pilih nganggur dulu, baru bekerja. Karena itu selalu angka pengangguran sarjana lebih tinggi," tuturnya.
BPS juga mencatat, selain TPT universitas, TPT Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih berada di level pencatat tingkat pengangguran terbanyak. BPS mencatat TPT Februari 2016 untuk SMK sebesar 7,22, di susui oleh TPT Diploma I,II, dan II sebesar 7,22 persen.
Sementara TPT terendah terdapat pada tingkat pendidikan SD ke bawah, yaitu 3,44 persen. Hal ini dikarenakan mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apapun, sementara mereka yang berpendidikan lebih tinggi cenderung memilih pekerjaan yang sesuai.

DATA DINSOSNAKERTRANS, JUMLAH PENGANGGURAN TERUS NAIK
Jumlah pengangguran di Kota Cirebon fluktuatif namun cenderung meningkat. Berdasarkan data dari Dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Cirebon jumlah penggangguran bisa dilihat dari daftar pencari kerja yang dibuktikan dengan pembuatan kartu kuning (AK-1).
Jumlahnya naik turun, tapi kecenderungannya belakangan ini naik, ungkap Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, H Bambang Sujatmiko SSos, kepada Radar, Selasa (26/4).
Berdasarkan klasifikasi pendidikan, tingkat pengangguran terbuka tertinggi dialami para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sarjana. Data per Maret 2016, jumlah pengangguran untuk tingkat SMA ada 591 orang, SMK ada 2.331 orang dan Sarjana ada 4204.
Sekolah kejuruan ini lulusannya adalah spesialis. Ketika lapangan pekerjaan sesuai dengan keahliannya tidak ada, dia sulit untuk mencari kerja ke sektor lain, tuturnya.
Diungkapkan dia, banyak lulusannya tidak fleksibel. Untuk sarjana sendiri memang tiap tahun jumlah angkatan kerjanya selalu meningkat dan yang membuat kartu Ak-1 juga naik. Ada dua alasan yang menjadi penyebab peningkatan jumlah pengangguran yakni pemutusan hubungan kerja (PHK) serta daya serap yang menurun karena peningkatan jumlah angkatan kerja.
Kebanyakan karena PHK dan kontraknya tidak diperpanjang. Hal itu terjadi karena terjadi penghematan ongkos produksi, akibat nilai tukar naik, maka ada pengurangan tenaga kerja, katanya.
Untuk potensi dan struktur lapangan pekerjaan di Kota Cirebon, lanjut Bambang, lebih ke sektor perdagangan dan sektor jasa. Melihat perkembangan dan kemajuan potensi jasa di Kota Cirebon cukup besar, jumlah pencari kerja juga cukup seimbang. Bisa dikatakan 60 persen bekerja didalam Kota Cirebon dan 40 persen diluar Kota Cirebon, terangnya.
Sementara untuk menekan dan mengurangi angka pengangguran pihaknya mengklaim telah melakukan berbagai upaya seperti peningkatan kualitas SDM dan kualitas pelaksanaan pemagangan. Hal itu, sebut Bambang dibuktikan dengan diadakannya pelatihan mengelas yang dilaksanakan oleh BKL Dinsonakertrans, job fair, pelatihan kursus menjahit, bordir, tata rias, tata boga dan lain-lain.
Selain diadakan di BLK, pelaksanaan pelatihan juga dilakukan di sejumlah kelurahan dengan mendatangkan instruktur ke kelurahan. Para peserta yang sebagian berstatus pengangguran tersebut selain memperoleh pengetahuan keterampilan juga mendapat bimbingan lanjutan.
Setelah mendapatkan pelatihan, mereka selanjutnya melaksanakan magang kerja di berbagai tempat sesuai bidang keterampilannya. Bahkan, kami juga menyalurkan mereka ke sejumlah industri dan perusahaan melalui job fair, paparnya.
Pelatihan ini, tambahnya, merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh Dinsosnakertrans untuk seluruh warga usia produktif dan diutamakan dari keluarga tidak mampu. Program ini dilakukan sebagai upaya mengurangi angka pengangguran, serta para pencari kerja tersebut siap bekerja dan cepat diserap oleh pasar kerja dan industri atau membuka lapangan kerja sendiri, tandas Bambang.
Pengangguran Terbanyak Lulusan Sekolah Kejuruan dan Diploma
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2016 turun sebanyak 200 ribu orang dibandingkan Februari tahun lalu. Dalam rentang waktu yang sama, jumlah penganggur juga berkurang 430 ribu orang. Alhasil, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menyusut 0,31 persen. Tingkat penganggur tertinggi merupakan lulusan pendidikan sekolah kejuruan dan diploma.
Tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2016 sebesar 5,50 persen. Artinya, dari 100 angkatan kerja, terdapat sekitar 5 hingga 6 orang penganggur. Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) menduduki posisi tertinggi sebesar 9,84 persen, disusul oleh TPT Diploma I/II/III sebesar 7,22 persen. Dengan kata lain, 9 hingga 10 orang lulusan SMK saat ini menganggur.
Lulusan SMK ini miss match (tidak sesuai) dengan kebutuhan perusahaan, kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Sairi Hasbullah dalam konferensi pers BPS di Jakarta, Rabu (4/5). Artinya, pendidikan keterampilan di SMK belum tentu sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam merekrut para pekerja. Jangan-jangan belum match betul. Bukan tidak dibutuhkan
Sebaliknya, TPT terendah terdapat pada tingkat pendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 3,44 persen. Penyebabnya, menurut Kepala BPS Suryamin, mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apapun. Sementara mereka yang berpendidikan lebih tinggi cenderung selektif dalam memilih pekerjaan yang sesuai.
Secara umum, BPS mencatat, jumlah angkatan kerja pada Februari tahun ini berkurang 630 ribu orang dibandingkan setahun lalu menjadi 127,67 juta orang. Angkatan kerja ini mencerminkan jumlah penduduk yang secara aktual siap bekerja (usia 15 tahun ke atas). Itu terdiri dari 120,7 juta orang penduduk bekerja dan 7 juta orang penganggur.
Penurunan jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 200 ribu orang terutama terjadi pada tiga sektor usaha. Yaitu, sektor usaha pertanian menurun 1,83 juta orang, sektor industri atau manufaktur 410 ribu orang dan sektor keuangan 170 ribu orang.
Suryamin menyatakan, penyebab utama penurunan pekerja di sektor manufaktur adalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di sektor itu. Sedangkan musim El-Nino mengganggu masa panen telah memukul sektor pertanian sehingga mendorong pekerjanya beralih ke sektor lain.
Apalagi, kehadiran teknologi di sektor tersebut memaksa terjadinya pengurangan tenaga kerja. Berdasarkan informasi di lapangan, karena adanya teknologi pertanian yang masuk. Tadinya pakai cangkul, sekarang menjadi pakai traktor, katanya.
Selain itu, jumlah pekerja di sektor konstruksi juga berkurang 1.000 orang meskipun belakangan ini pembangunan infrastruktur semakin marak. Suryamin menengarai, penurunan ini karena tenaga kerja yang dibutuhkan di sektor konstruksi adalah pekerja terampil, dan bukan yang berpendidikan rendah.
Di sisi lain, dia menilai, para pekerja itu beralih ke sektor lain yaitu sektor perdagangan seiring mulai meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Hal itu terlihat dari kenaikan jumlah penduduk bekerja di sektor perdagangan sebanyak 1,8 juta orang. Sedangkan sektor jasa kemasyarakatan bertambah sebanyak 380 ribu orang.
2016, Angka Kemiskinan di Indonesia Semakin Parah
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah warga miskin berkurang, tetapi kedalaman dan keparahan kemiskinan meningkat. Kedalaman dan keparahan kemiskinan perdesaan lebih tinggi dari perkotaan.
Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin, menjelaskan, kemiskinan tak hanya soal jumlah dan persentase penduduk miskin, tapi juga soal kedalaman dan keparahan kemiskinan. Indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan per Maret 2016 masing-masing naik menjadi 1,94 persen dan 0,52 persen dari periode September 2015 yang masing-masing sebesar 1,84 persen dan 0,51 persen.
Namun, untuk periode Maret 2015-Maret 2016, indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan turun dari masing-masing 1,97 persen dan 0,54 persen menjadi 1,94 persen dan 0,52 persen.
Indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan perdesaan lebih besar dibandingkan perkotaan. Per Maret 2016, indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan perdesaan mencapai 2,74 persen dan 0,79 persen. Angka ini lebih besar dari indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan perkotaan yang mencapai 1,19 persen dan 0,27 persen per Maret 2016.
Indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan periode Septemeber 2015-Maret 2016 meningkat, tutur Suryamin, karena garis kemiskinan perdesaan lebih tinggi dari perkotaan mengingat inflasi perdesaan juga lebih tinggi dari perkotaan.
Ini karena harga di perdesaan lebih tinggi dari kota. Masyarakat desa mulai mengonsumsi barang-barang daerah urban, ini butuh biaya distribusi lebih besar sehingga margin dinaikkan. Belum lagi masyarakat perdesaan membeli barang secara eceran ketimbang partai besar, ungkap Suryamin dalam paparan Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2016 di kantor BPS, Senin (18/7).
Meski begitu, dengan garis kemiskinan Rp 354.386 per kapita per bulan pada Maret 2016, jumlah penduduk miskin mencapai 28,01 juta orang atau 10,86 persen. Jumlah ini berkurang 500 ribu orang dari 28,51 juta orang per September 2015 dan berkurang 580 ribu orang dari 28,59 juta orang Maret 2015.
Tingkat Pengangguran di Daerah Ini Diprediksi Meningkat
Tingkat pengangguran di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun ini diperkirakan akan mengalami peningkatan. Melambatnya pertumbuhan ekonomi di kawasan ini diperkirakan menjadi penyebab utama peningkatan angka pengangguran.
Peningkatan angka pengangguran ini tidak sekadar pengangguran terbuka, tetapi juga setengah pengangguran. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Yogyakarta Bambang Kristianto mengatakan, di awal yaitu berdasarkan data Februari, pengangguran terbuka mencapai 4,77% dari jumlah penduduk.
Angka pengangguran di DIY hingga akhir Februari mencapai 2,097 juta orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. "Februari 2015 angka pengangguran terbuka hanya 1,24% dari jumlah penduduk," tuturnya.
Angka pengangguran selama 2015 mengalami peningkatan cukup banyak. Februari 2015 angka pengangguran di DIY hanya sekitar 2,013 juta orang. Sementara akhir Februari 2016 bertambah sekitar 25 ribu orang.
Banyaknya pemutusan hubungan kerja massal di wilayah ini dan wilayah lain memang mengakibatkan bertambahnya angka pengangguran di Yogyakarta. Diperkirakan jumlah tersebut akan mengalami peningkatan lagi karena perlambatan ekonomi yang terjadi.
Masih adanya kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi akibat perlambatan ini memungkinkan pengangguran akan bertambah. Terlebih adanya lulusan pendidikan saat ini baik SMA ataupun perguruan tinggi akan menambah jumlah pengangguran di Yogyakarta.
Sebab, saat ini jumlah lowongan pekerjaan dari perusahaan kian mengecil karena pertumbuhan perusahaan sedang mengalami perlambatan. Akibatnya, daya serap tenaga kerja sektor usaha juga mengalami penurunan sejalan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.
Angka pengangguran terbuka menjadi semakin banyak dibanding awal tahun lalu. "Namun jumlahnya saya belum dapat, karena kami baru akan melakukan pendataan Agustus nanti," terangnya.
Angka setengah pengangguran juga diperkirakan akan mengalami peningkatan. Awal tahun lalu, angka setengah pengangguran sebesar 70,20% dari total angkatan kerja. Diperkirakan juga akan meningkat akibat lapangan pekerjaan yang mengecil tersebut. Terlebih, banyak suami yang menjadi korban PHK menjadi beban ibu rumah tangga yang kini juga bekerja.
Key Expert in Innovation and Technology Union Europe Trade Cooperation Facility Satriyo Soemantri Brodjonegoro sebelumnya mengatakan, iklim Indonesia saat ini lebih mendukung untuk sekadar menjadi konsumen dan bekerja pada perusahaan. Karena iklim menciptakan inovasi dalam membuat lapangan pekerjaan masih kurang. "Perlu diciptakan budaya berinovasi," tandasnya.
references by
http://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2016/05/04/angka-pengangguran-di-jabar-bertambah-368375
http://economy.okezone.com/read/2016/05/04/320/1380337/bps-beberkan-alasan-sarjana-indonesia-banyak-nganggur
http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/768815-angka-pengangguran-sarjana-meningkat-drastis
http://katadata.co.id/berita/2016/05/04/pengangguran-terbanyak-lulusan-sekolah-kejuruan-dan-diploma
http://finansial.bisnis.com/read/20160504/9/544686/pengangguran-di-bali-pada-februari-2016-membeludak-ini-pemicunya
http://www.radarcirebon.com/data-dinsosnakertrans-jumlah-pengangguran-terus-naik.html
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/16/07/18/oaidd3382-kemiskinan-di-indonesia-semakin-parah
http://ekbis.sindonews.com/read/1125499/34/tingkat-pengangguran-di-daerah-ini-diramal-meningkat-1469183525
Labels:
2016,
angka,
data,
pengangguran
Saturday, July 30, 2016
Free phone with data service for tourists to Korea in 2016
Free phone with data service for tourists to Korea in 2016
Heres a pretty sweet deal if youre planning on visiting Korea as a tourist this year. Pick up a shiny new Galaxy Note 5 in the airport when you arrive and use it for free for five days with five gigs! Thats a lot of Fs!
| KTO "Enjoy Mobile Korea" sign-up page |
SK Telecom said Wednesday it has teamed up with the Korea Tourism Organization (KTO) and Samsung Electronics to provide free telecom services to foreign tourists visiting the country.
...
The telecom company will select foreign tourists who apply for unlimited voice calls, text messages and up to 5 gigabytes of data available for five days. The tourists will also be able to borrow the latest Samsung Electronics smartphones free of charge.
...
SK Telecom received the first round of applications between March 15 and 20 and chose from 250 out of 2,500 applicants planning to visit Korea.
...
The telecom company said it will select about 250 foreign tourists every week, expecting to benefit more than 12,000 through the promotion. Interested applicants can access a dedicated website at emk.visitkorea.or.kr. Once chosen, they can pick up a smartphone at the SK Telecom roaming center on the first floor of Incheon International Airport.
[SKT provides free telecom service for foreign tourists]
Heres some important details on the promotion from the KTO site:
"Enjoy Mobile Korea For Free"
- Event Period: March 15 December 31, 2016
- How to apply: Apply online at the Enjoy Mobile Korea promotion website (emk.visitkorea.or.kr) and only selected winners will be granted the free smartphone rental
- Services provided: Free rental of Galaxy Note 5, date (1GB per day), free local voice calls, SMS messages (for 5 days including day of pick up; international calls excluded), mobile app (VisitKorea) providing Korea tourism information pre-installed.
- International incoming calls and SMS can be received.
- Smartphone rental & return location: SK Telecom Roaming Center at Incheon International Airport, Level 1 (Between Gates 10 and 11)
- Operating hours for T Roaming Center: 06:0022:00
[Grab the chance to Enjoy Mobile Korea!]
- 1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Korean, English, Japanese, Chinese)
By the way, before you get too excited, there are a couple of interesting tidbits buried in the FAQs:
Q. Can I make an international call (or SMS) with the rental phone?
A. No outgoing international calls or SMS/MMS messages are allowed.
However, incoming international calls or messages can be received.
...
Q. How much will I be charged for the deposits?
A. If you return the smartphone within the period, the credit card authorization will be cancelled. 900,000 won (net price of Samsung Galaxy Note 5) will be charged as a hold on your international credit card, which must be activated for handling international transactions.
[Enjoy Mobile Korea FAQs]
So the "free" phone will, at least temporarily, set you back a cool $900. Im guessing that the kind of tourists who would be most eager for this promotion are the young K-pop loving S.E. Asian crowd, and I wonder if that early-20s demographic is going to have plastic like that on them. Im not alone. But what do I know?
Anyway, your old buddy Sam is just passing the info along. Get er done.
=====
This post is from the blog 10? Tips, by Sam Nordberg. See the original there, and follow me on Facebook or Twitter @10wontips.
This post is from the blog 10? Tips, by Sam Nordberg. See the original there, and follow me on Facebook or Twitter @10wontips.
Subscribe to:
Posts (Atom)







